Monday, 11 February 2013

Grafik Islami

Ebook Metode Syaithan dalam Menyesatkan Manusia





Spoilerfor Ebook Metode Syaithan dalam Menyesatkan Manusia:

Ebook Metode Syaithan dalam Menyesatkan Manusia

Oleh: Syaikh Abu Islam Saalih bin Thaha ‘Abdul Wahid

Sumber terjemahan: www.SalafiManhaj.com

E-book ini merupakan salah satu bab dari buku kumpulan Khutbah Jum'at penulis Al-‘Aqidatu Awwalan, Lau Kaanu Ya’lamuun jilid 1 hal. 215 - 222. Asy-Syaikh akhirnya menyetujui publikasi atas khutbah-khutbah beliau setelah mendapat desakan dari mereka yang seingkali mengikuti khutbah beliau di Jordan dan juga atas anjuran Syaikh Albani Rahimahullah.

Dalam Bab ini, beliau membahas mengenai berbagai tipu daya dan perangkap-perangkap syaithan dalam upaya menjerumuskan Bani Adam. Sebagaimana dikatakan beliau dalam pendahuluannya, "Pembahasan kita hari ini adalah untuk mengenal tipu daya syaithan yang digunakan Iblis dalam peperangan, agar dapat memberi peringatan darpadanya, maka barang siapa yang jatuh ke dalam perangkap iblis setelah itu, tidak ada yang patut disalahkan kecuali dirinya sendiri."

Ebook ini secara ringkas membahas empat metode syaithan dalam menjerumuskan anak manusia.




Code:
http://www.4shared.com/file/41833907/5b347e44/tipu_daya.html

Ebook Memperbaiki Hati





Spoilerfor Ebook Memperbaiki Hati:

Ebook Memperbaiki Hati

Judul Asli : How to Rectify the Heart
Penulis: Syaikh Abu Islam Shalin bin Thaha Abdul Wahid
File: v + 28 hal pdf


Hati adalah organ di dalam tubuh yang membantu mengalirkan darah, dan jika dia berhenti maka seluruh tubuh pun akan mati seketika. Hati adalah salah satu penyebab kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Dan pada saat yang sama merupakan menyebab bagi kehidupan yang penuh kesedihan dan penyesalan.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ

"Ketahuilah bahwa di dalam tubuh ada segumpal daging. Apabila daging itu baik, maka seluruh tubuh itu baik; dan apabila segumpal daging itu rusak, maka seluruh tubuh itu pun rusak. Ketahuilah, dia itu adalah hati." (HR Bukhari Muslim)

Semoga bermanfaat!




Code:
http://www.archive.org/download/eBook_tazkiyatun_nafs_54/memperbaiki_hati.pdf

Ebook Menjaga Lisan





Spoilerfor Ebook Menjaga Lisan:

Ebook Menjaga Lisan

Judul Asli: Al-Adzkar (Bab: Hifdzul Lisan)
Penulis: Al-Imam An-Nawawi
Halaman: v + 65 hal. pdf

Ghibah dan naminah, atau yang banyak dikenal dengan isitlah bergunjing, bergosip, mengadu domba atau menyebar fitnah, merupakan penyakit kronis yang menjangkiti masyarakat luas, sehingga seolah sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Sebagian kita seringkali tidak menyadari telah jatuh kedalam perbuatan yang diharamkan ini atau bahkan memandangnya remeh, padahal mengandung konsekuensi yang sangat besar dalam syariat.

Dihadapan anda adalah eBook yang diambil dari salah satu bab dalam kitab Al-Adzkar yang ditulis oleh Abu Zakaria Yahya bin Sharaf An-Nawawi rahimahullah - “Hifdzul Lisan” - yang kami pilih menjadi judul utama eBook ini, “Menjaga Lisan”.

Dalam eBook ini, Imam Nawawi mengumpulkan dan menjelaskan dalil-dalil yang berkenaan dengan kewajiban menjaga lisan bagi setiap Muslim, hal-hal yang diharamkan dalam pembicaraan.

Semoga bermanfaat!




Code:
http://www.archive.org/download/eBook_tazkiyatun_nafs/menjaga_lisan.pdf

Bantu share ya, nice story :)


Bantu share ya, nice story :)
Pagi itu klinik sangat sibuk. Sekitar jam 9:30 seorang kakek berusia 70-an datang untuk membuka jahitan pada luka di ibu-jarinya. Saya menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu, sebab semua dokter masih sibuk dan mungkin dia baru dapat ditangani setidaknya 1 jam lagi. Sewaktu menunggu, pria tua itu nampak gelisah, sebentar-sebentar melirik ke jam tangannya. Saya merasa kasihan. Jadi ketika sedang luang saya sempatkan untuk memeriksa lukanya. Nampaknya cukup baik, sudah kering dan tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru. Pekerjaan yang tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter, saya putuskan untuk melakukannya sendiri.

sambil menangani lukanya, saya bertanya apakah dia punya janji lain hingga tampak terburu-buru. Lelaki tua itu menjawab tidak, dia hendak ke rumah jompo untuk makan siang bersama istrinya, seperti yang dilakukannya sehari-hari. Dia menceritakan bahwa istrinya sudah dirawat disana sejak beberapa waktu dan istrinya mengidap penyakit Alzheimer. Lalu saya bertanya apakah istrinya akan marah kalau dia datang terlambat. Dia menjawab bahwa istrinya sudah tidak lagi dapat mengenalinya sejak 5 tahun terakhir. Saya sangat terkejut dan berkata,

“Bapak masih pergi kesana setiap hari walaupun istri Bapak tidak kenal lagi?”
Dia tersenyum sambil tangannya menepuk tangan saya dan berkata,
“Dia memang tidak mengenali saya, tetapi saya masih mengenali dia, kan?”
Saya terus menahan air mata sampai kakek itu pergi, tangan saya masih tetap merinding. Cinta kasih seperti itulah yang saya mau dalam hidupku. Cinta sesungguhnya tidak bersifat fisik atau romantis. Cinta sejati adalah menerima apa adanya yang terjadi saat ini, yang sudah terjadi, yang akan terjadi, dan yang tidak akan pernah terjadi.

Bagi saya pengalaman ini menyampaikan satu pesan penting :
Orang yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki segala sesuatu yang terbaik, melainkan mereka dapat berbuat yang terbaik dengan apa yang mereka miliki… ;)

Kepala Sekolah Yang Bijak

Pada suatu hari, di sebuah sekolah menengah. Saat jam istirahat, ada perkelahian antara dua murid laki-laki di kelas. Kerumunan murid pun berakhir saat seorang guru datang menengahi dan melerai mereka. Tidak lama kemudian, saat pelajaran berikutnya akan dimulai, Kepala Sekolah masuk ke kelas tersebut dan langsung menyampaikan maksud kedatangannya.

“Andika, kamu nanti datang kantor Bapak, jam 3 sore.”Seisi kelas terdiam sedangkan murid yang dimaksud seketika berwajah pucat pasi.
“Baik Pak,” ia menjawab lemah. Habis aku! Pasti akan dimarahi dan dikenai sanksi gara-gara perkelahian tadi, begitu pikir Andika.

Tepat pukul 3 sore, Andika telah ada di depan kantor dan mengetuk pintu ruangan kepala sekolah. Jantungnya berdegup keras dan tubuhnya serasa lunglai.
“Masuk!” terdengar suara dari dalam. Andika pun masuk. Dengan takut-takut, ia berdiri dekat meja kepala sekolah, sambil menundukkan kepalanya dalam-dalam.

“Duduklah Andika. Kamu tentu sudah bisa menebak, kenapa Bapak memanggilmu kan? Tentu berkaitan dengan perkelahianmu tadi,” kata kepala sekolah yang diikuti anggukan kepala Andika.
Lanjutnya, “Andika telah melanggar peraturan tentang tidak boleh berkelahi di dalam lingkungan sekolah, apalagi di kelas. Tetapiada beberapa hal yang ingin bapak sampaikan berkaitan dengan kasusmu ini. Pertama, bapak senang kamu datang tepat waktu, itu menunjukkan kamu adalah anak yang disiplin.” Beliau membuka laci mejanya, mengambil sebuah permen, dan meletakkannya di meja.

“Kedua, bapak menghargai kedatanganmu saat ini. Artinya kamu menghargai bapak sebagai guru dan kepala sekolahmu. Kamu adalah anak yang berjiwa besar dan siap bertanggung jawab. Betul begitu Andika?’ Kembali Andika mengiyakan dalam diam. Beliau mengambil permen dan meletakkannya lagi di meja.

“Bapak sudah berbicara dengan guru yang melerai perkelahian dan mendengar dari beberapa temanmu. Kamu berkelahi dengan Rudi karena membela teman perempuan yang dilecehkan olehnya. Benar begitu? Bapak salut. Ini pertanda kamu adalah seorang gentleman, laki-laki sejati. Tapi ingat: berkelahi bukanlah pilihan untuk menyelesaikan masalah. Andika harus lebih bijak dan jelas, bukan dengan berkelahi seperti tadi.” Kepala sekolah meletakkan sebuah permen lagi di atas meja.

“Nah yang terakhir, karakter positif yang telah Andika tunjukkan hari ini harus dipertahankan dan dikembangkan di masa depan. Bapak yakin kamu akan berubah dan akan maju di kemudian hari. Belajar lebih baik Andika, oke?” Sambil tersenyum, beliau menambahkan satu buah permen lagi di meja dan menyodorkan permen-permen tersebut ke arah Andika. “Ambillah hadiah dan kenang-kenangan dari Bapak ini!”

Andika yang awalnya ketakutan akan mendapat hukuman, dan tidak menyangka justru mendapat “penghargaan” dari kepala sekolahnya, mengangguk mantap. “Terima kasih Pak. Saya sangat terkejut. Bapak tidak menghukum saya bahkan memuji dan menghargai saya. Saya berjanji, pasti berubah dan akan lebih rajin belajar untuk masa depan saya sendiri.”
Renungan :

Betapa pentingnya nilai budi pekerti ditanamkan kepada anak-anak sejak dini. Kita tahu, mereka kadang melakukan kesalahan tetapi kalau cara kita sekadar keras dengan hanya menghukum tanpa diberi pengertian yang baik, tentu akan melahirkan ketidaksehatan perkembangan mental. Antara lain, bisa menimbulkan sakit hati, dendam, kebencian,depresi, putus asa, dan sifat-sifar negatif lainnya.

Akan tetapi bila kita mampu memberikan pengertian sekaligus menanamkan budi pekerti yang baik, sekalipun ada hukuman, tetap nilainya akan berbeda. Harga diri dan kepercayaan diri anak-anak tetap terjaga dan sangat positif dalam pertumbuhan di kehidupan mereka selanjutnya.

Tolong “share” ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada kisah di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

Kata Bijak Hari Ini

 Berikut ini adalah kumpulan kata bijak terbaru hari ini, banyak juga yang menjadi penyuka kata bijak tuk dijadikan pedoman dalam mengarungi manis pahitnya dan indah getirnya hidup ini, ookkk langsung saja disimak kumpulan kata-kata bijaksana dibawah ini:

Tidak semua yang dapat menghitung dapat dihitung, dan tidak semua yang dapat dihitung dapat menghitung.
Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil tapi berusahalah menjadi manusia yang berguna.
Sungguh sedikit mereka yang melihat dengan mata mereka sendiri dan merasakan dengan hati mereka sendiri.
Apa yang saya saksikan di Alam adalah sebuah tatanan agung yang tidak dapat kita pahami dengan sangat tidak menyeluruh, dan hal itu sudah semestinya menjadikan seseorang yang senantiasa berpikir dilingkupi perasaan “rendah hati.”
Dua hal yang membangkitkan ketakjuban saya – langit bertaburkan bintang di atas dan alam semesta yang penuh hikmah di dalamnya.
Agama sejati adalah hidup yang sesungguhnya; hidup dengan seluruh jiwa seseorang, dengan seluruh kebaikan dan kebajikan seseorang.
Perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat diraih dengan pengertian.
Ilmu pengetahuan tanpa agama adalah pincang.
Kearifan ditemukan hanya dalam kebenaran.
Pencegahan lebih baik daripada pengobatan.
Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar.
Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk.
Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak.
Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar.
Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia.
Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.
Selalu lihatlah diri kamu sebagai pribadi yang benar-benar kamu inginkan. Hentikan kebiasaan melihat diri sebagai orang yang tidak dapat mencapai sesuatu yang spektakuler. Jangan berandai-andai. Lakukan sesuatu.
Segera setelah kamu mengerti fakta kamu dapat bangkit, kamu akan bangkit.
Dalam mengenali diri sendiri sehubungan siapa kamu, kamu menyadari bahwa ‘lingkungan’ tidak akan pernah mengkondisikan kamu kembali, tapi kamu akan selalu mengkondisikan lingkungan kamu.
Bila roda kehidupan keluar lingkaran, perjalanan menjadi sukar. Gunakan keseimbangan untuk sampai ke tempat yang hendak kamu tuju dengan kebulatan tekad.
Sejauh mana kegigihan kamu sebanding dengan kepercayaan yang kamu miliki dalam diri kamu. Percaya, gigih, memperoleh.
Investasikan 1% dari waktu kamu setiap hari untuk diri kamu dan 99% lain akan menarik manfaat.
Upayakan dunia batin kamu untuk memperkuat dunia luar kamu.
Bila kamu berupaya untuk mengerti seseorang, pandanglah dunia lewat lensa mereka, bukan lensa kamu.
Rintangan adalah hal-hal yang Anda lihat saat Anda mengalihkan perhatian keluar dari sasaran dan tujuan Anda.
Saya merasa bahagia! Saya merasa sehat! Saya merasa hebat!
Semakin banyak andil kamu, semakin banyak yang kamu miliki. Bagilah apa yang baik dalam diri kamu dan perhatikan itu sampai menjadi berlipat ganda, tahan apa yang buruk dan perhatikan sampai hal itu berkurang.
Ada gerakan maju atau mundur ke belakang-dunia tidak diam berdiri bagi setiap individu. Segala sesuatu berarti tidak ada yang netral.
Masa lalu, jika kamu terlalu larut, berarti kamu menyia-nyiakan masa kini dan masa depanmu… Be grateful, n enjoy ur life
Kesempatan yang kecil seringkali merupakan permulaan kepada usaha yang besar. (Anonim)
Jika kamu terus memfokuskan dirimu pada apa yang tertinggal di masa lalu, kamu tak akan pernah bisa melihat apa yang ada di depanmu.
Seorang Pemenang memiliki karakter yg keras kepala kepada tujuan, tetapi fleksibel terhadap cara.
Jangan harap sesuatu yang luar biasa, kalau cuma mau melakukan yg biasa-biasa (Anonim)
Untuk meraih sukses, kita perlu motivasi kuat! Namun untuk bahagia, kita bisa menikmatinya justru saat istirahat & bersyukur.
Sekarang adalah waktunya untuk bertindak . tidak pernah ada kata terlambat untuk melakukan sesuatu
Jangan pernah lari dari masalah, mereka akan selalu mengikutimu. Hadapilah, mereka akan membuatmu menjadi pribadi yang lebih kuat.
Belajarlah dari masa lalu tuk memperoleh pelajaran untuk hari ini, dan dari pelajaran hari ini untuk hidup yang lebih baik di masa depan.
Kesempatan tak selalu datang dua kali, lebih baik bertindak cepat & salah daripada ragu hingga menyesali kesempatan telah berlalu.
Demikianlah kumpulan kata bijak hari ini semoga artikel ini tentunya dapat memberikan inspirasi bagi kita semua.

Sikap terhadap pemimpin yang dzalim

Penulis Muhammad Abduh Tuasikal, MSc -  January 25, 2013 Rosululloh shallahu alaihi wasallam bersabda : “Saya memberi wasiat kepada kalian...