Friday, 22 June 2018

Anjuran Menikah Di Bulan Syawwal.

Untukmu yang menikah di bulan Syawwal ini, kami doakan:

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Semoga Allah memberi barakah bagimu, dan memberkahi atasmu,

serta mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.. (Shahih, HR Abu Daud: 2130, at-Tirmidzi:1091)

Adapun yang belum dan masih (terus) berencana menikah..

Ketahuilah, bulan Syawwal termasuk yang disukai padanya berlangsung pernikahan..

'Aisyah radhiyallahu 'anha menuturkan,

تَزَوَّجَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَوَّالٍ وَبَنَى بِي فِي شَوَّالٍ فَأَيُّ نِسَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَحْظَى عِنْدَهُ مِنِّي

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menikahiku pada bulan Syawwal..

Dan berkumpul membangun rumah tangga denganku pada bulan Syawwal juga..

Maka di antara istri-istri beliau, siapakah yang lebih beruntung dariku..?

Perawi hadits berkata,

وَكَانَتْ عَائِشَةُ تَسْتَحِبُّ أَنْ تُدْخِلَ نِسَاءَهَا فِي شَوَّال

Dahulu 'Aisyah suka untuk menikahkan para wanita di bulan Syawwal.. (HR. Muslim: 2551, at-Tirmidzi: 1013)

Imam an-Nawawi rahimahullah menjelaskan,

Pada hadits ini terdapat anjuran untuk menikahkan, menikah, dan membangun rumah tangga pada bulan Syawwal. (Syarah Muslim: 9/209)

Berumah tangga memang tak sepenuhnya bahagia namun sendiri tak jua menjamin terbebas dari duka.. Setidaknya ada kawan (sah) untuk berbagi..

Menikah ibadah terpanjang dan terlama dalam rangkaian kehidupan kita.

Semoga Allah menguatkan dan memudahkan yaa.. *senyum

@sahabatilmu

Monday, 18 June 2018

💦Peristiwa bersejarah di bulan Syawal ...

✍Syawal (شوال) berasal dari kata Syala yang  berarti naik atau meninggi. Pada bulan ini,  kedudukan dan derajat kaum Muslimin meninggi disisi Allah, karena telah melewati bulan ujian dan ibadah selama Ramadhan.

Bulan syawal, merupakan bulan pertama pembuktian nilai-nilai taqwa. Umat Islam secara moral dan spiritual harus mampu mempertahankan dan meningkatkan keimananannya.
Mereka diharapkan bisa mempertahankan nilai-nilai amaliyah yang telah dilakukan pada Ramadhan hingga datang Ramadhan selanjutnya.
Syawal memiliki keistimewaan tersendiri. Dalam sebuah hadis Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, "Barang siapa berpuasa Ramadhan dan meneruskannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, berarti dia telah berpuasa satu tahun penuh." (HR Imam Muslim, 1164).

Pada bulan ini pula tertoreh sejarah penting dalam kehidupan Rasulullah serta peradaban Islam.

Peristiwa Sejarah yang terjadi di bulan Syawal:

⏺. 27 Syawal tahun ke-10 kenabian, Nabi صلى الله عليه وسلم ke Thaif, untuk berdakwah dan mencari suaka karena kerasnya permusuhan Qurays  setelah wafatnya Abu Tholib, namun gagal

⏺ Syawal 1 H, kelahiran Abdullah bin Zubair.
Dengan lahirnya beliau, dan dialah bayi pertama muhajirin yang lahir di Madinah, setelah tersebarnya isu seorang ahli tenung Yahudi telah menyebarkan tenungnya kepada kaum muslimin sehingga mereka mandul semua.

⏺Syawal 1 H, terjadi Perang Bani Qainuqa, klan Yahudi yang berkhianat terhadap perjanjian damai

⏺Syawal 2 H Rasulullah صلى الله عليه وسلم  menikah Aisyah putri Abu Bakar, dialah wanita yang paling berkah untuk ummat ini, dan dialah yang telah menyebar luaskan ilmu kepada ummat ini.

Dan Syawal 4 H, Nabi menikahi Ummu Salamah, seorang janda yang berhijrah 2 kali bersama suaminya, setelah Abu Salamah meninggal dalam menunaikan tugas dakwah, maka Nabi menikahinya untuk menguatkan Islam

⏺17 Syawal 3 H, Perang Uhud. Salah satu perang yang disebut-sebut dalam Al-Qur'an sebagai salah ujian ketaatan kepada sunnah dan perintah Nabi صلى الله عليه وسلم. Sebuah pelajaran berharga, akibat meninggalkan satu sunnah maka kaum muslimin mendapat musibah yang besar.

⏺18 Syawal 5 H, terjadi Perang Khandaq (Ahzab), sebuah perang yang diabadikan Alloh sebagai nama salah satu surat dalam Al-Qur'an.
Perang yang fonumenal, dengan taktik dan strategi yang baru dalam peperangan yang belum pernah dikenal sebelumnya.
Perang untuk membuktikan keimanan atas janji Alloh melawan kepungan pasukan gabungan Qurays, sekutunya dan Yahudi, dengan kemenangan yang luar biasa.

⏺6 Syawal 8 H, terjadi Perang Hunain, perang yang terjadi setelah futuhnya Mekkah di Romadhon tahun 8 H, karena gengsi suku baduy mereka ingin menundukkan Qurays setelah ditaklukkan Rasululloh.
Awalnya kaum muslimin kalah, karena mulai tumbuh bibit kesombongan pada mereka karena merasa banyaknya jumlah pasukan.
Tapi Alloh memenangkan kaum muslimin setelah itu disebabkan keteguhan para As-sabiqunal Awaalin (sahabat yang awal masuk Islam ) yang tetap kokoh dan tangguh dalam keimanan.

⏺Syawal 14 H, penaklukan Mada'in, ibukota imperium Persia.
Amirul Mu’minin Umar bin al-Khattab menaklukkan Bandar Madyan, dan istana Raja Parsi yang dikenal dengan nama Istana Putih.

⏺13 Syawal tahun 194 H, kelahiran ahli hadits Imam Bukharil seorang ahli hadis terkemuka terlahir di Bukhara, Uzbekistan. Menurut Ibnu Hajar Al Asqalani, Imam al-Bukhari berhasil menuliskan sebanyak 9.082 hadis dalam karya monumentalnya bertajuk al-Jami'al-Shahil yang dikenal sebagai Shahih Bukhari, yaitu kitab yang paling shohih setelah Al-Qur'an.
🍂(dinukil dari bebagai literatur sejarah Islam)

📌Syawal, selain momentum penting hari raya, juga bulan momentum untuk menyiapkan diri menghadapi 11 bulan bulan berikutnya.
Salah seorang ulama salaf berkata: “Barangsiapa yang tidak diampuni dosa-dosanya di bulan Ramadhan maka tidak akan diampuni dosa-dosanya di bulan-bulan lainnya” ( Latha-iful ma’aarif, Ibnu Rojab (hal. 297).

Oleh karena itu, mohonlah dengan sungguh-sungguh kepada Allah agar Dia menerima amal kebaikan kita di bulan yang penuh berkah ini dan mengabulkan segala doa dan permohonan ampun kita kepada-Nya, sebagaimana sebelum datangnya bulan Ramadhan kita berdoa kepada-Nya agar Allah mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan dalam keadaan hati kita kita dipenuhi dengan keimanan dan pengharapan akan ridha-Nya.
Imam Mu’alla bin al-Fadhl berkata:
“Dulunya (para salaf) berdoa kepada Allah selama enam bulan agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan, kemudian mereka berdoa kepada-Nya selama enam bulan berikutnya agar Dia menerima (amal-amal shalih) yang mereka kerjakan” ( Latha-iful ma’aarif, Ibnu Rojab (hal. 174).

Semoga Alloh menganugerahkan keistiqomahan kepada kita diatas jalan yang haq.

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ..

Wallohu a'lam

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

        ✏📚✒.💐..

Tuesday, 29 May 2018

🔥 *DOA DI BULAN RAMADHAN*

✍Hendaknya seorang mukmin memperbanyak doa dan sungguh-sungguh dalam berdoa saat berpuasa. Karena saat berpuasa seseorang menyambut seruan Allah untuk meninggalkan apa yang disukai jiwanya lalu mengerjakan apa-apa yang diridhai Rabbnya. Hatinya bersih karena ketaatan-ketaatan yang dikerjakannya serta ia meninggalkan apa-apa yang menghalangi terkabulnya.

Dalam serangkaian ayat yang membicarakan mengenai bulan Ramadhan Allah menjelaskan tentang doa,

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya tentang Aku, katakanlah bahwa Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa, apabila ia memohon padaKu, maka hendaklah mereka memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu dalam kebenaran."(Al-Baqarah 186)

Allah menyaratkan tiga hal kepada kita agar doa-doa kita dikabulkan oleh Allah.
(1) Memohon hanya kepada Allah.
(2) Memenuhi segala perintahNya dan
(3) Beriman kepada Allah, Rabb yang Maha Kuasa mengabulkan segala permintaan.

Ibnu Katsir menerangkan bahwa masalah ini disebutkan di sela-sela penyebutan hukum puasa. Ini menunjukkan mengenai anjuran memperbanyak do’a ketika bulan itu sempurna, bahkan diperintahkan memperbanyak do’a tersebut di setiap kali berbuka puasa. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 2: 66).

Bulan Ramadhan adalah bulan istimewa, bulan yang menjadi kesempatan emas untuk sebanyak-banyaknya melakukan amal kebaikan, termasuk memperbanyak doa. Karena doa-doa di Bulan Ramadhan ini menjadi spesial.
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,

 ثَلاثَةٌ لا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
“Ada tiga golongan yang doa mereka tidak ditolak: (1) imam yang adil,
(2)orang yang berpuasa hingga ia berbuka,  imam yang adil dan
(3) doa orang yang dizalimi.” (HR Tirmidzi, 2050 dishohihkan Al-Albany)

Bagi orang yang benar-benar menyambut Ramadhan dengan keimanan dan penuh rasa harap agar mendapat ridha Allah, maka bulan Ramadhan akan benar-benar Ia optimalkan untuk memperpanjang doa-doa kepada Allah. Karena ia sadar begitu butuhnya ia untuk bisa mencurahkan tentang berbagai macam permasalahan kehidupan kepada Rabb, karena Ia sadar begitu banyak harapan-harapan untuk kehidupan yang lebih baik ke depannya. Karena sejatinya, berdoa bukanlah hanya dimaknai sebagai sebuah ritual belaka, bukan hanya dimaknai sebagai sebuah perkataan yang hanya sampai pada lisan saja, atau bahkan kita sering merasakan lisan berucap namun hati tak mampu merasa. Tetapi doa adalah bentuk terbaik komunikasi seorang Hamba kepada Rabbnya.

📌Ada tiga waktu terkabulnya doa di bulan Ramadhan.

1⃣- Waktu sahur
Nabi صلى الله عليه سلم bersabda,

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
“Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari, 1145 dan Muslim, 758).

2⃣- Saat berpuasa
Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,

ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ لَا تُرَدُّ، دَعْوَةُ الْوَالِدِ، وَدَعْوَةُ الصَّائِمِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ
“Ada tiga doa yang tidak akan ditolak:
Doa orang tua (untuk anaknya),
Doa orang yang berpuasa,
Dan doa musafir.”[HR. Al-Baihaqi dishohihkan Al-Albany dalam Ash-Shahihah: 1797]

Rasulullah bersabda,

إِنَّ لِلَّهِ عُتَقَاءَ مِنَ النَّارِ فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ، وَلِكُلِّ مُسْلِمٍ فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَةٌ
“Sesungguhnya Allah memiliki hamba-hamba yang dibebaskan dari neraka di setiap siang dan malam Ramadhan, dan bagi setiap muslim di setiap malam dan siangnya ada doa yang pasti dikabulkan.”  [HR. Ath-Thobrani, dishohihkan Al-Albany dalam At-tin Targhib: 1002]

Imam Nawawi berkata, “Disunnahkan orang yang berpuasa untuk memperbanyak do’a demi urusan akhirat dan dunianya, juga ia boleh berdo’a untuk hajat yang ia inginkan, begitu pula jangan lupakan do’a kebaikan untuk kaum muslimin secara umum.” (Al-Majmu’, 6: 273)

3⃣- Ketika berbuka puasa
Nabi bersabda,
“Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak :
....
(2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka,
...” (HR. Tirmidzi, 2050 dishohihkan Al-Albany)

Wallahu a'lam

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

        ✏📚✒.💧...

Saturday, 30 December 2017

Bersabarlah, karena ujian itu pasti ada kesudahannya...!

🥀Bersabarlah, karena ujian itu pasti ada kesudahannya...!

✍Ujian pasti akan berhenti, tidak selamanya manusia diuji oleh Allah.

Dalam kehidupan di dunia manusia tidak akan luput dari berbagai cobaan, baik kesusahan maupun kesenangan, sebagai sunnatullah yang berlaku bagi setiap insan, yang beriman maupun kafir. Allah berfirman,

وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya), dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (Al Anbiya’: 35)

Dan yakinlah ..!
Badai pasti akan berlalu.
Ujian itu Allah berikan hanya sebatas kemampuan seorang hamba.

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
"Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.
(Mereka berdoa) : Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami ; ampunilah kami ; dan rahmatilah kami. Engkau penolong kami maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." (Al-Baqarah : 286)

Bagi setiap mukmin, akhir dari ujian itu adalah kemudahan.
Sebagai janji Allah,

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan."(Al-Insyiroh: 5-6)

Bala cobaan ada masa kesudahannya yang waktu rentangnya diketahui oleh Allah, maka orang yang mendapat ujian ini harus bersabar hingga masa datangnya ujian ini berakhir. Kalau dia tidak bersabar sebelum waktunya berlalu, maka kekalutan dan keluh kesahnya tidak akan bermanfaat.
Maka yang wajib adalah bersabar. Meskipun doa itu disyariatkan, namun doa juga tidak berrguna tanpa adanya kesabaran ini.
Dan orang yang berdoa tidak boleh tergesa-gesa, hendaknya dia bersabar menanti terkabulnya doa, pasrah kepada Rabb yang  Maha bijak, bisa jadi musibah itu sebagai hukuman atas dosanya, sehingga terhapus dengan musibah dosanya.
Mereka yang tergesa-gesa, seperti mau mrncampuri ketentuan Dzat yang Maha mengatur yang akan mengabulkan doa hambanya sesuai dengan takdir yang telah Dia tetapkan.
Sabar harus dilakukan, perbaikan diri harus diupayakan, dan tidak pernah putus asa kepada harapan Rabbnya, selalu ridho kepada takdirnya karena Rabbnya yang lebih tahu atas kebaikan dirinya dari dirinya sendiri.(Shoidul Khotir, Imam Ibnul Jauzy)
Wallohu a'lam.

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

   ✏📚✒.💦..🔥

Monday, 17 July 2017

TIGA AMALAN DENGAN PAHALA TANPA BATAS

Sahabat.. Tahukah anda bahwa untuk tiga amalan dibawah ini Alloh Azza wa Jalla tidak menetapkan kadar pahala yang tetap bagi pelakunya. Mengapa?
Karena ketiganya merupakan amalan yang agung disisi Alloh. Dan bagi pelakunya ada pahala tanpa batas.
1. Memaafkan.
Allah berfirman:
فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ
"Maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya berada diatas (tanggungan) Alloh. (Asy-Syura: 40)
2. Bersabar
Alloh berfirman:
إنما يوفى الصابرون أجرهم بغير حساب
" Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas " (QS Az Zumar : 10).
3. Puasa.
Dari Abu Hurairah, Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa Sallam bersabda :
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Alloh Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Robbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Alloh daripada bau minyak kasturi” (HR. Muslim no. 1151)
Semoga Alloh Azza wa Jalla memberi kita taufiq agar bisa mengamalkan ketiga amal mulia diatas.

Muchyidin Zainudin Jogjakarta

Thursday, 6 July 2017

PENDAPAT PARA TOKOH NON MUSLIM DUNIA TENTANG NABI MUHAMMAD

1.Mahatma Gandhi (komentar mengenai karakter Muhammad di Young India)

“Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling mempengaruhi manusia. Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya.”

“Semua ini (dan bukan pedang) menyingkirkan segala halangan. Ketika saya menutup halaman terakhir volume 2 (biografi Muhammad), saya sedih karena tiada lagi cerita yang tersisa dari hidupnya yang agung.”

2. Sir George Bernard Shaw, dalam bukunya “The Genuine Islam”

“Jika ada agama yang berpeluang menguasai Inggris bahkan Eropa, beberapa ratus tahun dari sekarang, Islamlah agama tersebut.

Saya senantiasa menghormati agama Muhammad karena potensi yang dimilikinya. Ini adalah satu-satunya agama yang bagi saya memiliki kemampuan menyatukan dan merubah peradaban. Saya sudah mempelajari Muhammad sebagai sosok pribadi agung yang jauh dari kesan seorang anti-kristus, dia harus dipanggil “sang penyelamat kemanusiaan.”

“Saya yakin, apabila orang semacam Muhammad memegang kekuasaan tunggal di dunia modern ini, dia akan berhasil mengatasi segala permasalahan yang sedemikian rupa hingga membawa kedamaian dan kebahagiaan yang dibutuhkan dunia. Menurutku, keyakinan yang dibawanya akan diterima Eropa di masa datang dan memang ia telah mulai diterima Eropa saat ini.

Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini. Dia membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar moral, memulai sekian banyak gerakan pembaruan sosial dan politik, mendirikan sebuah masyarakat yang kuat dan dinamis untuk melaksanakan dan mewakili seluruh ajarannya, dan ia juga telah merevolusi pikiran serta perilaku manusia untuk seluruh masa yang akan datang.

Dia adalah Muhammad. Dia lahir di Arab tahun 570 Masehi, memulai misi mengajarkan agama kebenaran, Islam (penyerahan diri pada Tuhan) pada usia 40 tahun dan meninggalkan dunia ini pada usia 63. Sepanjang masa kenabiannya yang pendek (23 tahun) dia telah merubah Jazirah Arab dari paganisme dan pemuja makhluk menjadi para pemuja Tuhan yang Esa, dari peperangan dan perpecahan antar suku menjadi bangsa yang bersatu, dari kaum pemabuk dan pengacau menjadi kaum pemikir dan penyabar, dari kaum tak berhukum dan anarkis menjadi kaum yang teratur, dari kebobrokan menuju keagungan moral. Sejarah manusia tidak pernah mengenal transformasi sebuah masyarakat atau tempat sedahsyat ini bayangkan ini terjadi dalam kurun waktu hanya sedikit, hanya dua dekade."

3. Michael H. Hart, dalam bukunya “The 100, A Ranking Of The Most Influential Persons In History”

“Pilihan saya untuk menempatkan Muhammad pada urutan teratas mungkin mengejutkan semua pihak, tapi dialah satu-satunya orang yang sukses baik dalam tataran sekular maupun agama (hal. 33). Lamar Tine, seorang sejarawan terkemuka menyatakan bahwa: ‘Jika keagungan sebuah tujuan, kecilnya fasilitas yang diberikan untuk mencapai tujuan tersebut, serta menakjubkannya hasil yang dicapai menjadi tolok ukur kejeniusan seorang manusia; siapakah yang berani membandingkan tokoh hebat manapun dalam sejarah modern dengan Muhammad? Tokoh-tokoh itu membangun pasukan, hukum dan kerajaan saja. Mereka hanyalah menciptakan kekuatan-kekuatan material yang hancur bahkan di depan mata mereka sendiri.’

Muhammad bergerak tidak hanya dengan tentara, hukum, kerajaan, rakyat dan dinasti, tapi jutaan manusia di dua per tiga wilayah dunia saat itu; lebih dari itu, ia telah merubah altar-altar pemujaan, sesembahan, agama, pikiran, kepercayaan serta jiwa. Kesabarannya dalam kemenangan dan ambisinya yang dipersembahkan untuk satu tujuan tanpa sama sekali berhasrat membangun kekuasaan, sembahyang-sembahyangnya, dialognya dengan Tuhan, kematiannnya dan kemenangan-kemenangan (umatnya) setelah kematiannya; semuanya membawa keyakinan umatnya hingga ia memiliki kekuatan untuk mengembalikan sebuah dogma.
Dogma yang mengajarkan ketunggalan dan kegaiban (immateriality) Tuhan yang mengajarkan siapa sesungguhnya Tuhan. Dia singkirkan tuhan palsu dengan kekuatan dan mengenalkan tuhan yang sesungguhnya dengan kebijakan. Seorang filsuf yang juga seorang orator, apostle (hawariyyun, 12 orang pengikut Yesus-pen.), prajurit, ahli hukum, penakluk ide, pegembali dogma-dogma rasional dari sebuah ajaran tanpa pengidolaan, pendiri 20 kerajaan di bumi dan satu kerajaan spiritual, ialah Muhammad. Dari semua standar bagaimana kehebatan seorang manusia diukur, mungkin kita patut bertanya: adakah orang yang lebih agung dari dia?”

4. Lamartine, HISTOIRE DE LA TURQUIE, Paris, 1854, Vol. II, pp 276-277

"Dunia telah menyaksikan banyak pribadi-pribadi agung. Namun, dari orang orang tersebut adalah orang yang sukses pada satu atau dua bidang saja misalnya agama atau militer. Hidup dan ajaran orang-orang ini seringkali terselimuti kabut waktu dan zaman.

Begitu banyak spekulasi tentang waktu dan tempat lahir mereka, cara dan gaya hidup mereka, sifat dan detail ajaran mereka, serta tingkat dan ukuran kesuksesan mereka sehingga sulit bagi manusia untuk merekonstruksi ajaran dan hidup tokoh-tokoh ini.

Tidak demikian dengan orang ini. Muhammad (SAW) telah begitu tinggi menggapai dalam berbagai bidang pikir dan perilaku manusia dalam sebuah episode cemerlang sejarah manusia. Setiap detil dari kehidupan pribadi dan ucapan-ucapannya telah secara akurat didokumentasikan dan dijaga dengan teliti sampai saat ini. Keaslian ajarannya begitu terjaga, tidak saja oleh karena penelusuran yang dilakukan para pengikut setianya tapi juga oleh para penentangnya.

Muhammad adalah seorang agamawan, reformis sosial, teladan moral, administrator massa, sahabat setia, teman yang menyenangkan, suami yang penuh kasih dan seorang ayah yang penyayang – semua menjadi satu. Tiada lagi manusia dalam sejarah melebihi atau bahkan menyamainya dalam setiap aspek kehidupan tersebut – hanya dengan kepribadian seperti dialah keagungan seperti ini dapat diraih.”

5, PROFESSOR KONERU  S. RAMAKRISHNA RAO, Professor Philosophy dalam bookletnya, Muhammad: Mahanaya Pravachakan (Muhammad: The Great Prophet)

“Muhammad, The Prophet of Islam” Kepribadian Muhammad, hhmm sangat sulit untuk menggambarkannya dengan tepat. Saya pun hanya bisa menangkap sekilas saja: betapa ia adalah lukisan yang indah.

Anda bisa lihat Muhammad sang Nabi, Muhammad sang pejuang, Muhammad sang pengusaha, Muhammad sang negarawan, Muhammad sang orator ulung, Muhammad sang pembaharu, Muhammad sang pelindung anak yatim-piatu, Muhammad sang pelindung hamba sahaya, Muhammad sang pembela hak wanita, Muhammad sang hakim, Muhamad sang pemuka agama.

Dalam setiap perannya tadi, ia adalah seorang pahlawan. Saat ini, 14 abad kemudian, kehidupan dan ajaran Muhammad tetap selamat, tiada yang hilang atau berubah sedikit pun. Ajaran yang menawarkan secercah harapan abadi tentang obat atas segala penyakit kemanusiaan yang ada dan telah ada sejak masa hidupnya. Ini bukanlah klaim seorang pengikutnya tapi juga sebuah simpulan tak terelakkan dari sebuah analisis sejarah yang kritis dan tidak bias.

6, PROF. (SNOUCK) HURGRONJE (Christiaan Snouck Hurgronje):
Liga bangsa-bangsa yang didirikan Nabi umat Islam telah meletakkan dasar-dasar persatuan internasional dan persaudaraan manusia di atas pondasi yang universal yang menerangi bagi bangsa lain.

Buktinya, sampai saat ini tiada satu bangsa pun di dunia yang mampu menyamai Islam dalam capaiannya mewujudkan ide persatuan bangsa-bangsa.

Dunia telah banyak mengenal konsep ketuhanan, telah banyak individu yang hidup dan misinya lenyap menjadi legenda. Sejarah menunjukkan tiada satu pun legenda ini yang menyamai bahkan sebagian dari apa yang Muhammad capai.

Seluruh jiwa raganya ia curahkan untuk satu tujuan: menyatukan manusia dalam pengabdian kapada Tuhan dalam aturan-aturan ketinggian moral. Muhammad atau pengikutnya tidak pernah dalam sejarah menyatakan bahwa ia adalah putra Tuhan atau reinkarnasi Tuhan atau seorang jelmaan Tuhan dia selalu sejak dahulu sampai saat ini menganggap dirinya dan dianggap oleh pengikutnya hanyalah sebagai seorang pesuruh yang dipilih Tuhan.
Semoga bermanfaat... 😊

Monday, 6 March 2017

Dzikir

✍Sumber ketenangan jiwa dan ketentraman hati yang hakiki adalah dengan berdzikir kepada kepada Allah, membaca al-Qur’an, berdoa kepada-Nya dengan menyebut nama-nama-Nya yang maha Indah, dan mengamalkan ketaatan kepada-Nya.

Allah berfirman,

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Ar-Ra’du: 28).

Allâh memerintahkan kaum Mukminin untuk banyak berdzikir kepada-Nya dan Allâh memuji orang-orang yang banyak berdzikir.
Allâh berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا ﴿٤١﴾ وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allâh, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.” [Al-Ahzâb/:41-42]

Allâh berfirman.

وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
“… Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allâh, Allâh telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.“[Al-Ahzâb:35]

Dzikir adalah seutama-utama amal.

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda,
ألا أدلكم على خير أعمالكم وأزكاها عند مليككم وأرفعها في درجاتكم وخير لكم من إنفاق الذهب والفضة وخير لكم من أن تلقوا عدوكم فتضربوا أعناقهم ويضربوا أعناقكم، قالوا: بلى يا رسول الله، قال: ذكر الله تعالى 
Beliau berkata kepada para sahabat, “Maukah kalian aku tunjukkan sebaik-baik amalan kalian? Dan yang paling istimewa diantara kepemilikan kalian, yang paling tinggi menaikkan derajat kalian, yang lebih baik pahalanya daripada infaq kalian berupa emas dan perak, yang lebih baik pahalanya daripada jihad kalian untuk bertemu musuh lalu kalian menebas leher mereka dan mereka menebas leher kalian..?
Mereka menjawab, "Mau ya Rasulullah?
Rasululloh menjawab, "Yaitu berdzikir kepada Alloh. "
(HR At-Tirmidzi,3357؛ Ibnu Majah, 3790 disahihkan oleh Al-albany)

Diatara bentuk dzikir kepada Allah yang utama.
Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin,
"Seutama-utama dzikir adalah membaca Al-Qur'an.
(Syarh Rayadhus solihin)

Nabi bersabda:
أَفْضَلُ الذِّكْرِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَفْضَلُ الدُّ عَاءِ الْحَمْدُ للهِ
Sebaik-baik dzikir adalah (membaca) لاإله إلا الله. Dan sebaik-baik doa yaitu alhamdulillah [HR. al-Bukhari no.99]

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah memberikan nasehat tentang keutamaan dzikir,
الذكر للقلب مثل الماء للسمك، فكيف حال السمك إذا فارق الماء (الوابل الصيب)  96

Dzikir bagi hati laksana air bagi ikan, maka bagaimanakah kondisi ikan jika ia tidak di dalam air?

Wallohu a'lam

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

      ✏📚✒.🌾..🌴✨

Sikap terhadap pemimpin yang dzalim

Penulis Muhammad Abduh Tuasikal, MSc -  January 25, 2013 Rosululloh shallahu alaihi wasallam bersabda : “Saya memberi wasiat kepada kalian...