Tuesday, 28 July 2015

Shalat Sambil Mabuk

Allah berfirman, melarang orang yang mabuk karena khamr agar tidak mengerjakan shalat. Karena mereka tidak sadar dengan apa yang dibaca saat shalat,
لاَ تَقْرَبُوا الصَّلاَةَ وَأَنتُمْ سُكَارَى حَتَّى تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ
Janganlah kalian shalat, sementara kalian sedang mabuk, sampai kalian sadar dengan apa yang kalian ucapkan (yang dibaca ketika shalat). (QS. an-Nisa: 43)

Ada seorang ulama yang ketika mendengar ayat ini, beliau berkomentar,
كم من مصلّ لم يشرب خمرا هو في صلاته لا يعلم ما يقول؛ أسكرته الدنيا بهمومها
Betapa banyak orang yang shalat, mereka tidak sedang mabuk karena khamr, namun ketika shalat mereka sama sekali tidak sadar dengan apa yang mereka baca. Mereka mabuk dunia dan segala angan-angannya.

jauhilah debat

Jauhilah Debat Kusir, Meski Anda Berada Dalam Kebenaran

Rasulullah -shollallohu ‘alaihi wasallam- bersabda :

أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِى رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِى وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِى أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ

“Aku menjamin sebuah rumah di pinggir jannah (surga) bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan berkepanjangan meskipun ia dalam kebenaran (al haq), juga sebuah rumah di tengah jannah bagi siapa  saja yang meninggalkan berbohong walaupun ia sedang bercanda, serta sebuah rumah di puncak jannah bagi siapa  saja yang berakhlak mulia”

(HR. Abu Dawud, Dinyatakan Hasan shahih oleh Syaikh Al Albani)

Umar Bin Khattab berkata :

لا يجد عبد حقيقة الإيمان حتى يدع المراء وهو محق ويدع الكذب في المزاح وهو يرى أنه لو شاء لغلب

“Seseorang tidak akan merasakan hakikat iman sampai ia mampu meninggalkan perdebatan yang berkepanjangan meskipun ia dalam kebenaran, dan meninggalkan berbohong meskipun hanya bercanda padahal ia tahu seandainya ia mau ia pasti menang dalam percebatan itu”

(Kanzul Ummal juz 3 hal 1165)

Imam Ishaq bin Isa berkata :

المِراء والجِدال في العلم يَذهبُ بنور العلم من قلب الرجل

“Imam Malik bin Anas mengatakan : “Debat kusir dan pertengkaran dalam masalah ilmu akan menghapuskan cahaya ilmu  dari hati seseorang”

Imam Ibnu Wahab berkata : “Aku mendengar Imam Malik bin Anas mengatakan :

المراء في العلم يُقسِّي القلوب ، ويورِّث الضغن

“Perdebatan dalam ilmu akan mengeraskan hati dan menyebabkan kedengkian”

(Jaami’ al Uluum wak Hikam 11/16)

Tanda-tanda Diskusi Menjai Debat Kusir

1. Nada suara mulai meninggi

2. Tulisan mulai menggunakan istilah yang emosional

3. Mulai muncul kata-kata ejekan atau sebutan yang merendahkan

4. Mengulang-ulang argumentasi

5. Mengingkari aksioma (pernyataan yang dapat diterima sebagai kebenaran tanpa harus melalui pembuktian)

6. Menolak logika

7. Mulai melibatkan perasaan dan emosi yang berlebihan

Jika sudah seperti ini, sebaiknya segera tinggalkan saja karena bukan manfaat yang akan kita dapat, melainkan justru madhorot. Bukan ukhuwwah yang kita raih, melainkan kebencian dan kedengkian yang kita peroleh.

لاَ تَعَلَّمُوا الْعِلْمَ لِتُبَاهُوا بِهِ الْعُلَمَاءَ وَلاَ لِتُمَارُوا بِهِ السُّفَهَاءَ وَلاَ تَخَيَّرُوا بِهِ الْمَجَالِسَ فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَالنَّارُ النَّارُ

“Janganlah kalian mencari ilmu untuk menandingi para ulama atau untuk mendebat orang-orang bodoh atau agar bisa menguasai pertemuan dan majlis-majlis.  Barangsiapa yang berbuat seperti itu, maka neraka baginya, neraka baginya”

(Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban, Ibnu Majah dan Al Hakim, beliau menyatakan bahwa hadits ini Shahih dengan para periwayat yang terpercaya sesuai dengan syarat-syarat Imam Muslim)

- Berbantah-bantahan: Sebab Kekalahan Perjuangan Dan Jihad

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةً فَاثْبُتُوا وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

““Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh), Maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung. Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya, DAN JANGANLAH KAMU BERBANTAH-BANTAHAN, YANG MENYEBABKAN KAMU MENJADI GENTAR DAN HILANG KEKUATANMU dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”. (QS Al Anfal 45 – 46)

- Kunci-kunci Kemenangan Dalam Jihad

Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah menjelaskan ayat 45 – 46 surah Al Anfal dengan penjelasan berikut :

“Di sini, Alloh memerintahkan lima hal kepada para mujahidin. Tidaklah kelima hal ini terkumpul dalam tubuh sebuah kelompok melainkan kelompok itu pasti menang, walau pun jumlahnya sedikit dan jumlah musuhnya banyak :

Pertama :

Istiqomah dan tsabat

Kedua :

Banyak berdzikir (mengingat) menyebut nama Alloh Subhaanahu Wa Ta’ala

Ketiga :

Mentaati Alloh dan mentaati Rosul-Nya

Keempat :

Persatuan kalimat dan tidak saling berbantah bantahan, karena itu akan menghantarkan kepada kegentaran dan kelemahan. Berbantah-bantahan ini adalah tentara yang bisa menguatkan musuh dari orang yang saling berbantah-bantahan untuk mengalahkan mereka. Karena dengan bersatu, suatu pasukan seperti seikat anak panah yang tidak seorang pun mampu mematahkannya. Jika anak panah itu dipisah-pisah, musuh akan bisa mematahkannya.

Kelima: Yang merupakan kunci, pilar dan penopang keempat hal di atas, yaitu : Sabar.

Inilah lima hal yang menjadi dasar terbangunnya kemenangan. Ketika kelima hal ini –atau sebagiannya— hilang, kemenangan pun akan hilang sebanding dengan berkurangnya sebagian darinya. Jika semuanya terkumpul, satu sama lain akan saling menguatkan, sehingga pasukan tersebut akan melahirkan pengaruh yang besar dalam meraih kemenangan. Ketika kelima hal ini terkumpul dalam diri para shahabat, tidak ada satu pun bangsa di dunia yang mampu menandingi mereka. Mereka taklukkan dunia dan seluruh rakyat serta negeri tunduk kepada mereka. Tatkala generasi sepeninggal mereka berpecah belah dan melemah, terjadilah apa yang terjadi, la haula wa la quwwata illa billaahil ‘Aliyyi `l ‘Adzim; tiada daya dan kekuatan melainkan (dengan) pertolongan Alloh yang Mahatinggi lagi Maha Agung.

(Al Furusiyyah : Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah hal 506)

Dzikir: Batu Bata Membangun Rumah di Jannah

أن بيوت الجنة تبنى بالذكر فإذا أمسك الذاكر عن الذكر أمسكت الملائكة عن البناء

“Sesungguhnya rumah-rumah kita di jannah dibangun dengan dzikir, maka ketika seseorang berhenti berdzikir, malaikat pun berhenti membangun rumah itu”

(Al Wabil Ash Shoib – Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah 1/109)

*********

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَالْهَرَمِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ

“Ya Allah aku berlindung  kepada-Mu dari lemahnya hati dan kemalasan, sifat pengecut, kikir, kepikunan dan dari azab kubur”.

اللَّهُمَّ آتِ نَفْسِى تَقْوَاهَا وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلاَهَا

“Ya Allah limpahkan pada hatiku ketaqwaan kepada-Mu dan sucikanlah ia sesungguhnya Engkau lah sebaik-baik Yang Mensucikan hati. Engkau lah pelindung hatiku dan Yang Paling dicintainya”.

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَ يَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لاَ يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَ تَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَ يُسْتَجَابُ لَهَا

“Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari Ilmu yang tidak bermanfaat,  hati yang tidak pernah tenang, nafsu yang tidak pernah merasa puas dan dari do’a yang tidak pernah dikabulkan”

(HR Bukhari-Muslim )

Oleh: Ustadz Fuad Al Hazimi

sholat ID di moscow

Masya Allah! Shalat Id Dengan Jamaah 60.000, Moscow Menjadi Kota Muslim Terbesar di Eropa

Moscow telah menyaksikan Idul Fitri terbesar di mana lebih dari 60.000 berkumpul untuk melaksakanan shalat Ied di masjid kubah emas Sobornaya meskipun nampak kebingungan dan ketakutan di wajah orang yang lewat dan terlihat polisi berjaga-jaga dengan tongkat terhunus di sekitar mereka.

Padahal biasanya, “jika Anda ingin shalat di masjid, Anda seperti masuk ke dalam penjara,” Murad Abdullaev, (29), berasal dari Derbent, kota paling selatan Rusia di provinsi Dagestan yang berkonflik, mengatakan kepada Al Jazeera, sebagaimana dilansir oleh onislam, Selasa (21/7/2015).

“Anda shalat di tempat kerja, Anda mendapatkan teguran tapi ketika rekan-rekan Anda mengambil waktu istirahat yang lama dengan merokok, itu tidak apa-apa,” ungkapnya, menggambarkan rekan-rekannya di sebuah perusahaan konstruksi di Moskow selatan.

Dalam sebuah pemandangan yang sudah biasa terjadi selama beberapa tahun terakhir, ribuan Muslim berkumpul melantunkan “Allahu Akbar!”, dan kemudian melakukan shalat di depan masjid kubah emas Sobornaya di alun-alun utama Moskow.

Selain itu, sebanyak 180.000 ribu Muslim berkumpul di lima masjid lainnya dan di puluhan tempat shalat sementara lainnya di Moskow, untuk menandai akhir bulan suci tahun ini Ramadhan, kata polisi.

Setiap orang harus melewati detektor logam dan menjalani pemeriksaan identifikasi.

“Lagi, jalan-jalan penuh dengan orang yang shalat, lagi jalan-jalan sekitarnya diblokir,” tulis blogger populer Ilya Varlamov.

“Selama bertahun-tahun, ini telah menjadi gambaran di Moskow, dua kali setahun. Dan setiap kali ini terjadi, semua orang terkejut,” kata blogger itu.

Muslim berkembang dengan pesat di Moskow. Dengan populasi resmi sekitar 12,5 juta, ibu kota Rusia itu sekarang menjadi rumah bagi setidaknya 1,5 juta Muslim, menurut analis politik Alexei Malashenko.

“Moskow secara perlahan beradaptasi untuk menjadi kota Muslim terbesar di Eropa, dan Muslim secara bertahap beradaptasi dengan itu,” kata Malashenko kepada Al Jazeera.

Kehadiran Muslim di Moskow mendorong sejumlah besar mualaf Islam di kalangan etnis Rusia.

“Saya mendengar banyak pujian tentang bagaimana saya berpakaian dan betapa sangat indah dilihat,” kata Anastasiya Korchagina, yang mengubah nama pertamanya menjadi Aisha setelah memeluk Islam lima tahun lalu.

“Saya tidak pernah menghadapi perlakukan buruk,” katanya.

sumber: arrahmah

Sunday, 26 July 2015

"Kisah Penuh Hikmah Dari Suriah"

Hajj Hamdo

Udara panas membakar hati muslim warga kota Jisr Asy-Syughur. Beberapa kali aksi hit and run mujahidin kedalam kota berhasil dibendung tentara Syi'ah Nushairiah, Yang dengan begitu membuat kedzaliman Syi'ah makin menjadi ! Dengan segala alasan mereka culik, Eksekusi, Kemudian buang jenazah para warga yang dicurigai menjadi anggota perlawanan, Di jalan-jalan !

Tapi yang membuat panas hati bukan itu. Manusia hidup dan mati, Datang lalu pergi, Berjuang dan syahid, Lahir dan kembali. Biasa itu, Apalagi di negeri yang bau kematian menyeruak ke rumah-rumah lebih dahulu daripada udara pagi

Yang meningkatkan tensi emosi warga sampai titik tertingginya karena sejak tiga bulan terakhir pemerintah menutup 25 masjid dari 27 yang tersisa ! Peralatan sound systemnya dilucuti, Lantainya dikotori tapak sepatu najis mereka, Dan pintunya digembok dari segala penjuru ! Puluhan lainnya sudah hancur tak lagi dapat dipergunakan. Keimanan warga yang sedang mencapai titik tertingginya bagai terhalang gunung tinggi. Shaf-shaf shubuh dan 4 waktu lainnya yang kini berpindah tempat ke basement atau loteng rumah-rumah, Sedikit membuka keran tabung gas di kepala mereka yang terus ditekan, Mengulur pemberontakan lebih lama, Sekaligus mengokohkan iman mereka !

Tapi masjid tetaplah masjid, Rumah Allah Yang Maha Agung seberapa pun jeleknya ia. Bukti wujud sebuah masyarakat Islam pada sepetak bumi Allah, Serta Rumah Allah yang jauh lebih berharga dari rumah kita !

Maka mengusik keberadaan masjid tidak mendatangkan apapun bagi kafir kecuali membaranya perlawanan atas mereka, Bahkan dari pelaku-pelaku maksiat yang masih beruntung Allah sisakan kebanggaan sebagai muslim !

Ditengah kegelisahan warga kota Jisr, Hajj Hamdo, Seorang Shalih dan Imam masjid, Tengah malam memaksa masuk ke dalam salah satu dari dua masjid yang tersisa dan kebetulan berada tepat di samping rumah. Istri dan anak-anak beliau tak dapat melarang. Jangan kata penangkapan, Api dan siksa manusia pun kali ini akan dilawannya !

Dengan satu sujud khusyuk dan panjang, Beliau berdoa dan berjanji pada Allah, Bila Dia turunkan mujahidin membebaskan kota, Ia akan menyerukan takbir selama penyerangan, Meski masjid harus runtuh dan hilang dibawahnya !

Dan Allah Maha Menjawab doa hamba-Nya yang ikhlas sepenuh hati. Beberapa hari setelah itu serangan besar mujahidin bergelombang menghantam kota ! Pembukaannya sederhana saja : Sebuah aksi amaliyat mujahidin Turkistan yang mengendarai BMP penuh bahan peledak menggoncang tanah Suriah ! Sudahnya teriakan takbir menebar maut di hati musuh-musuh Allah !

Perang hebat pecah sepanjang tujuh hari !

Hajj Hamdo tak lupa perjanjiannya dengan Allah. Melihat mujahidin berkumpul depan kota, Beliau menyelinap masuk masjid, Mengeraskan speaker, Lalu tanpa henti mengumandangkan takbir yang terus diingat sampai hari ini ! Memberi tanda pada para petarung di penjuru kota, Ini saatnya bertumpah darah membela agama-Nya !

Kepahlawanan, Ianya akan membangkitkan jiwa-jiwa yang mati, Menuntun para pengecut menuju satu pelita, Membuat para pemberani bangkit dan bergerak ! Maka tak lama susul menyusul seisi warga kota berkumpul di sekeliling masjid, Menjaga sang Imam dengan jiwa mereka

"Bila harus mati, Matilah kami bersamanya !"

Beberapa jam telah berlalu sejak mesiu pertama menyalak, Perang sengit telah berkecamuk, Mujahidin dan Nushairiah bertempur sengit, Saling balas kematian kawannya. Sementara di masjid, Hajj Hamdo masih setia menjaga pos sebagai penyemangat mujahidin ketika akhirnya sebuah ledakan besar mengguncang masjid, Meratakannya dengan tanah, Menerbangkan Hajj Hamdo dan kawanannya ke langit, Menjadikan mereka insyaAllah dalam daftar para syuhada...

Allah menepati janji-Nya pada siapa saja yang menepati janji pada-Nya, Dan Allah tidak menghentikan kumandang takbir yang sukacita menyeru nama-Nya dalam Keagungan serta penghormatan. Takbir Hajj Hamdo bukan yang pertama di muka bumi, Tapi ianya tercatat disini, Pada hati-hati para pejuang. Takbir lainnya di tempat lainnya masih berkumandang, Diserukan oleh mereka yang setia pada agama Allah, Di tanah Suriah, Papua, Atau dimana saja

Allahu Akbar !!!

(Dikisahkan oleh pelaku langsung)

Wednesday, 22 July 2015

Harta itu ujian

��

��Allah سبحانه وتعالى telah menjadikan harta sebagai fitnah atau ujian bagi manusia.
Ada diantara mereka yang bersyukur atas karunia hartanya dan adapula yang kufur.
Firman Allah,

إنما أموالكم وأوﻻدكم فتنة والله عنده أجر عظيم

"Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar."(At-Taghābun:15)
��Allah telah mengingatkan kita akan bahayanya terlena dengan harta.
الهاكم التكاثر. حتى زرتم المقابر.
"Telah melalaikan kamu berlomba-lomba memperbanyak harta. Sehingga kalian masuk kubur." (At-Takatsur:1-2)

��Berkata Syaikh Abdul Qodir Al-Jailany dalam Al-Ghunniyah, "Tidak ada yang bisa mencukupkan manusia dari segala keinginannya kecuali tanah yang menyumpal mulutnya di dalam kubur."

Rasulullah juga mengingatkan kita dari sekedar berlomba-lomba mengumpulkan harta tanpa memperhatikan amal sholih dengan hartanya. Hal itu akan membahayakan perjalanan hidupnya di akherat kelak. Dari Abu Dzar رضي الله عنه, Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,

إِنَّ الْمُكْثِرِينَ هُمْ الْمُقِلُّونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَّا مَنْ أَعْطَاهُ اللَّهُ خَيْرًا فَنَفَحَ فِيهِ يَمِينَهُ وَشِمَالَهُ وَبَيْنَ يَدَيْهِ وَوَرَاءَهُ وَعَمِلَ فِيهِ خَيْرًا

“Sesungguhnya orang yang banyak harta adalah yang miskin pahala pada hari kiamat kecuali orang yang Allah berikan kebaikan (harta) lalu ia membagikannya ke kanan, kiri, ke arah depan dan belakangnya, serta berbuat yang baik dengannya.” (HR. Bukhari)

��Hendaknya kita jadikan harta untuk meniti kebaikan. Bukan harta menjadikan kita budaknya, sehingga kita lalai untu menjadikan harta sebagai sarana kebaikan.
Wallahu a'lam

��Abu Yusuf Masruhin

��.������������������.��

Tuesday, 21 July 2015

Maafkanlah Masa Lalu Mu Dan Bertaubatlah

Tidak perlu merasa diri tidak pantas untuk menjadi lebih baik, semua orang pernah berdosa, semua orang melewati masa kelamnya, bukan hanya dirimu.

Jika semakin jatuh kita ke dalam perasaan terpuruk karena luka akan dosa lantas menghalangi diri dari bertaubat, itu yang kamu inginkan untuk hidup mu?

Disaat seperti itu, kita sukses membuat syaithan tertawa dan Allah cemburu pada maksiat yang kamu lakukan. Kamu tahu itu semua tidak baik, kan?

Maka tidak perlu ada rasa minder, kecil hati, bahkan putus asa dari pengampunan Allah. Sebab itulah yang syaithan inginkan, kamu harus benci membantunya. Harus.

Maafkanlah masa lalu mu, tawakalkan masa depanmu, nikmati masa mu yang sekarang ini.
Memaafkan memang tidak mengubah apapun yang terjadi di masa lalu mu.
Tapi ia memperindah hari esok dan menceriakan hari ini.

Semoga Allah tambahkan hidayah dan ilmu yang bermanfaat... Aamiin.

do'a yang tertunda

Pernahkah kita memohon sesuatu pada Allah, tetapi tidak sesuai yang kita minta.

Memohon setiap malam, meminta setiap hari. tapi yang kita dapat berbeda. bahkan tak kunjung diberi.

Mungkin rasanya membuat pesimis.

tak terima takutnya kufur, diterimapun pasti terbesit sedikit rasa kecewa. meski kita sembunyikan tapi Allah tahu. Astagfirullah. Ampuni jika rasa kecewa itu pernah ada.

Sekarang kita harus sadar bahwa Allah lebih tahu apa yang baik untuk kita. Mungkin saja yang kita minta itu buruk buat kita, jadi Allah beri yang lain.

Mungkin yang kita minta bisa membuat kita jauh dari Allah. Karena itu Allah ganti yang lain agar kita tetap dekat dengan-Nya.

Allah dapat melihat jauh kedepan, bukan hanya dimasa sekarang.

Yang menurut kita baik, mungkin bisa menjadi buruk dimasa mendatang. jadi Allah tak beri. Tapi pasti Allah ganti yang lebih baik.

Jadi, mari kita percayakan segalanya pada Allah. Yang Maha Tahu, Yang Maha Memahami hamba-hambanya. Terimalah segala apa yang Ia beri.

Tak pantas pula kita memaksa minta ini dan itu, harus ini dan itu. Tanpa memberi ibadah terbaik untuk-Nya.

Ok. Allah senang kita banyak permintaan, permohonan dan do'a. tapi pantaskah kita memaksa Sang Pencipta kita?

Apapun yang kita minta, Allah lebih tahu apa yang pantas kita terima.
.
.
.
Silahkan di Sebarkan

Ust fatih karim

Jika ingin konsultasi syariah islam dan bisnis islam bisa add
(Pembina Dakwah Islam dan Dakwah Muslimah)

Official Account Ustadz Akbar => http://line.me/ti/p/%40qbr3037u

www.instagram.com/akbarnm
www.twitter.com/akbarnm
Bisa Add WA Konsultasi di 081220809404
Ask.fm dan line @ustadzakbar
=======================================================

Sikap terhadap pemimpin yang dzalim

Penulis Muhammad Abduh Tuasikal, MSc -  January 25, 2013 Rosululloh shallahu alaihi wasallam bersabda : “Saya memberi wasiat kepada kalian...